Dari Mimpi, saya bergerak dan kami bertemu dalam cinta


Cerita ini merupakan suatu pengalaman pribadi saya tentang menemukan cinta yang tepat. Suatu malam saya bermimpi dan mimpi saya ini sedikit aneh. Saya tahu bahwa mimpi saya sangat tidak masuk akal jika dipaham secara manusiawi. Tetapi dari mimpi itu, saya menyadari bahwa harus ada sesuatu yang saya lakukan untuk sebuah perubahan. Mimpi itu sepertinya memberi tanda tersendiri untuk diri saya. Akhirnya, dari mimpi itu, saya sangat terkesan dengan pesan tersiratnya dan membuat saya untuk berpikir dan menulisnya melalui tulisan saya ini. Semoga tulisan saya ini bisa menjadi bahan refelksi tidak hanya untuk saya tetapi untuk kita semua bahwa ternyata setiap mimpi mempunyai pesan tersiratnya sendiri.
Malam itu saya bermimpi bertemu dan berbicara dengan benda mati yang wujudnya selalu kita temui dalam kehidupan kita setiap hari namun tak bersuara. Kedua benda yang saya maksudkan yaitu Jam dinding dan kursi. Saya tahu ini kedengarannya sedikit aneh, kok bisa yah kedua benda ini menunjukan rasa kepedulian mereka meski melalui amarah mereka. Anehnya lagi, mereka adalah benda mati yang tak bersuara. Saya mengartikan benda mati itu versi saya sendiri. Jam dinding (waktu) dan kursi (tempat). Dari mimpi ini saya menyadari bahwa pada waktu itu, saat itu, ditempat yang sama saya hanya berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa sampai berjam-jam. Mereka seolah-olah datang dan memberikan tanda bahwa saya harus berbuat sesuatu. Mereka bahkan seolah tahu bahwa dunia ini membutuhkan perubahan dari dalam diri dan semua berawal dari waktu dan kesempatan yang kita punya. Sayangnya, saya tidak pernah menyadari tentang hal itu. Hal itu mungkin saja tentang kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan, untuk mendapatkan orang yang kita inginkan dan mungkin kesempatan tentang bagaimana kita menunjukan rasa kepedulian kita terhadap keluarga dan orang-orang yang kita sayangi. 
Saya sempat dibuat bangun oleh mimpi itu. Namun karena rasa kantuk yang berlebihan akhirnya membuat saya terlelap dalam tidur saya. Keesokan paginya, saya bangun dan merefleksikan mimpi semalam yang datang menghampiri di pikiran saya "Oh... ternyata mereka menuntut suatu keadilan". Saat itu juga, saya beranjak dari tempat tidur saya dan menuju sebuah cermin yang letaknya bersebelahan dengan tempat tidur saya. Saya melihat kedalam cermin itu dan bertanya kepada diri saya sendiri "Apakah dan mungkinkah saya mempunyai mimpi sederhana untuk masa depan saya? Untuk orang yang saya impikan?". Mungkin itu tentang pekerjaan saya, masa depan saya, atau kah dia yang akan selalu setia dan siap menerima siapa saya saat ini. Ketiga pertanyaan ini selalu membuat saya untuk mengakui bahwa betapa lemahnya saya sampai hal seperti itu tidak pernah saya sadari dalam hidup saya. 
Hari demi hari saya jalani dan saya terus berpikir keras untuk bagaimana mengatasi masalah yang datang melalui mimpi saya kala itu. Saya mencoba untuk memulai dari hal-hal yang sederhana. Mulailah terbentuk suatu keputusan untuk mengubah pola hidup, memantapkan diri untuk menemukan dia yang tepat yang saya inginkan. Saya yakin dengan perubahan sederhana yang saya buat ini akan membuat jam dinding terus berputar dan takan pernah berhenti untuk berputar. Kursi pun merasa lebih kuat untuk diduduki dan setiap kesempatan yang datang akan selalu saya manfaatkan sebaik mungkin. 
Di saat ini saya sadar bahwa saya harus lebih memantapkan diri untuk dia yang saya nantikan. Saya yakin bahwa Tuhan telah menyiapkan seseorang di seberang sana. Saya yakin bahwa usaha yang saya lakukan tidak akan mungkin mengecewakan saya. Merekalah sebagai saksi bisu perjuangan saya untuk mendapatkan dia yang selalu saya harapkan untuk ada dalam masa depan saya. Akhirnya, Tuhan tahu apa yang saya rasakan dan setiap Amin yang saya ucapkan terselip doa untuknya. Saya berhasil menemukan seseorang yang sangat sederhana (hati dan penampilan) yang siap berjalan dan menemani saya di sisa hidup saya nantinya. Saya percaya bahwa yang datang saat ini adalah yang terbaik untuk masa depan saya.  🙏💖

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 novembro 1991